Kamis, 10 Oktober 2013

PERULANGAN BAHASA C

      Struktur pengulangan pada bahasa pemrograman digunakan untuk mengulang suatu perintah sebanyak yang diinginkan . Untuk melakukan perintah dengan melakukan banyak perulangan akan lebih efisien apabila kita menggunakan perulangan . Ada beberapa perulangan dalam C , yaitu : for,while, dan do…while.

  1. Perulangan menggunakan FOR
    Perintah for digunakan untuk mengulangi suatu perintah dengan jumlah pengulangan yang sudah diketahui .
    Struktur perulangan for:

    for ( Inisialisasi ; syarat pengulangan ; pengubah nilai pencacah)
    {
                    statement;
    }
    Keterangan :
    inisialisasi : Nilai awal pada variable
    syarat pengulangan : Batas perulangan (perulangan akan berhenti jika telah melakukan perulangan sebanyak N jumlah)
    pengubah nilai pencacah: pengatur nilai kenaikan atau penurunan nilai pencacah

    contoh : for (x=1;x<=10;x++) {cout<<x<<" ";} yang artinya : nilai awal 1, batas perulangannya 10, nilai pencacah naik, dan statementnya mencetak "x". maka hasilnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
  2. Perulangan menggunakan WHILE
    Perulangan while merupakan instruksi perulangan yang mirip dengan perulangan for. Bentuk perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu , yaitu perulangan akan terus dilaksanakan selama syarat tersebut terpenuhi.
    Struktur perulangan while :
    Inisialisasi;
    while(syarat)
    {statement;pengubah nilai pencacah ;
    }
    contoh: x=1; while(x<=10) {cout<<x<<" "; x++;} hasilnya sama seperti yang menggunakan for, hanya cara penulisannya saja yang berbeda

    3. Perulangan menggunakan DO....WHILE
    Perulangan do..while ,erupakan bentuk perulangan yang melaksanakan perulangan terlebih dahulu dan pengujian perulangan akan dilakukan diakhir .
    Struktur perulangan do..while :

    inisialisasi;
    do
    {statement;pengubah nilai pencacah;}
     

    while(syarat)
    Contoh: x=1; do {cout<<x<<" "; x++;}  while (x<=10);
    hasil dari coding tersebut juga berupa angka dari 1-10

    Di bawah ini merupakan contoh program perulangan sederhana yang sudah jadi
    #include <iostream.h>
    #include <conio.h>

    void main()
    {  int x;
      for (x=1;x<=10;x++) {cout<<x<<" ";}
      cout<<"for 1-10"; cout<<endl; cout<<endl;
      for (x=1;x<=10;x++) {if (x%2==0) cout<<x<<" ";} //{if(x%2==0) cout<<x;} artinya jika sisa dari hasil x dibagi 2 = 0, maka tampilkan x (hasil yang ditampilkan hanya bilangan genap)
      cout<<"for bilangan genap"; cout<<endl; cout<<endl;
      for (x=1;x<=10;x++) {if (x%2!=0) cout<<x<<" ";} //{if(x%2!=0) cout<<x;} artinya jika sisa dari hasil x dibagi 2 tidak =  0, maka tampilkan x (hasil yang ditampilkan hanya bilangan ganjil)
      cout<<"for bilangan ganjil"; cout<<endl; cout<<endl;

      x=1; while(x<=10) {cout<<x<<" "; x++;}
      cout<<"while 1-10"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; while(x<=10) {if(x%2==0) cout<<x<<" "; x++;}
      cout<<"while bilangan genap"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; while(x<=10) {if (x%2!=0) cout<<x<<" "; x++;}
      cout<<"while bilangan ganjil"; cout<<endl; cout<<endl;

      x=1; do {cout<<x<<" "; x++;}  while (x<=10);
      cout<<"do-while 1-10"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; do {if (x%2==0) cout<<x<<" "; x++;} while (x<=10);
      cout<<"do-while bilangan genap"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; do {if (x%2!=0) cout<<x<<" "; x++;} while (x<=10);
      cout<<"do-while bilangan ganjil"; cout<<endl; cout<<endl;

      getch();
    }

    ini hasil program yang sudah dijalankan




    selamat mencoba dan semoga berhasil

Kamis, 03 Oktober 2013

PENGGUNAAN KONDISIONAL BAHASA C

untuk postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang penggunaan kondisional (if, else if,) pada bahasa pemrograman c.
langsung saja dibawah ini adalah koding dari contoh program yang sudah jadi :

#include <iostream.h> //header
#include <conio.h>       //header

void main()   //untuk program inti
{float pilihan,jari,luas1,alas,tinggi,luas2,sisi,luas3; //pendeklarasian bilangan

        cout<<"masukkan pilihan anda"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"====================="<<endl; //menampilkan ke layar
        cout<<"1. luas lingkaran"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"2. luas segitiga"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"3. luas persegi"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"======================"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cin>>pilihan; //inputan ke dalam program
                if (pilihan==1) //kondisional
                {cout<<"masukkan jari-jari lingkaran : "; cin>>jari;
                 luas1=3.14*jari*jari;
                 cout<<"luas lingkaran : "<<luas1;}

                 else if (pilihan==2)
                 {cout<<"masukkan alas segitga : "; cin>>alas;
                  cout<<"masukkan tinggi segitiga : "; cin>>tinggi;
                  luas2=0.5*alas*tinggi;
                  cout<<"luas segitiga : "<<luas2;}

                  else if (pilihan==3)
                  {cout<<"masukkan sisi persegi : "; cin>>sisi;
                   luas3=sisi*sisi;
                   cout<<"luas persegi : "<<luas3;}

getch(); //menutup program
}




saya akan menjelaskan tentang penggunaan kondisionlanya (if,else if) saja. untuk penjelasan bagian-bagian yang lain sudah saya jelaskan di postingan sebelumnya.

bentuk umum kondisional pada bahasa c:
if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
else if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
else if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
else if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
dan seterusnya....

jika dijabarkan dalam bahasa kita kurang lebih seperti ini:
if (pilihan==1)
                {cout<<"masukkan jari-jari lingkaran : "; cin>>jari;
                 luas1=3.14*jari*jari;
                 cout<<"luas lingkaran : "<<luas1;}
jika (pilihan==1)
              maka {cout<<"masukkan jari-jari lingkaran : "; cin>>jari;
              luas1=3.14*jari*jari;
              cout<<"luas lingkaran : "<<luas1;}

dan inilah hasil jadinya :


selamat mencoba dan semoga berhasil.
bila kurang jelas bisa tanya di komentar